Sekumpulan Kanak-Kanak Menemukan Kamera Terdampar di Pantai, Saat Dilihat Foto Didalamnya, Peristiwa Tahun 2015 Terungkap

Kisah penemuan kamera yang terdampar di pantai Taiwan kini viral akhir-akhir ini di media sosial.

Kamera Canon hilang selama lebih daripada 2 tahun dan kini akhirnya ditemukan.

Pemilik kamera pun berterima kasih pada orang yang menemukannya.

Diambil daripada sumber, Isnin lalu, sekelompok kanak-kanak yang pada ketika itu sedang membersihkan sampah-sampah di pantai utara Taiwan.

Kemudian, seorang budak lelaki berusia 11 tahun menemukan objek yang hampir seluruhnya ditutupi terumbu karang yang kecil.

Ternyata objek itu adalah kamera yang dilengkapi dengan underwater housing (waterproof).

Kamera Canon G12 tersebut kemudiannya dihidupkan setelah di buka cover kalis air yang diselaputi karang tersebut, ternyata baterinya masih bertahan.

Guru kanak-kanak tersebut, Park lee kemudian melihat galeri foto kamera itu dan melihat ia adalah foto liburan seorang wanita yang dipercayai di Jepun pada masa itu.

Informasi lain pun terungkap.

Menurut daripada kamera tersebut, Foto terakhir telah diambil pada 7 September 2015 lalu.

Pemiliknya merupakan warga Jepun yang tinggal di pulau Ishigaki.

Guru itu kemudiannya mencuba mencari keberadaan pemilik kamera tersebut melauli laman sosial Facebook.

“Adakah berkemungkinan dapat menemukan pemilik kamera yang terdampar di pantai?” tulis Lee.

“Mungkin tidak sopan melihat foto orang lain.

Namun setelah ditimbang tara, jika melihat foto di dalamnya, mungkin kami dapat mengetahui siapa pemiliknya agar boleh mengembalikan kamera ini.”

Keajaiban media sosial pun terjadi lagi.

Kurang dari dua hari setelah Lee menaikkan postingnya pada 27 March lalu, pemilik kamera dikenalpasti setelah terdapat seorang netizen yang mengenali wanita di dalam foto itu.

Wanita itu bernama Serina Tsubakihara.

Dia adalah mahasiswi tahun ketiga di Universiti Sophia di Tokyo.

Ternyata Serina berhibur di Ishigaki pada 2015 lalu.

Ishigaki itu sendiri berjarak kurang lebih 250 km dari timur Taiwan.

Menurut Serina, dia terjatuhkan kameranya saat scuba diving.

Kamera tersebut terombang-ambing sejauh 250 km dari Ishigaki ke pantai di Taiwan dan baru ditemukan 2 tahun kemudian.

Kini kamera itu sedang dikembalikan pada pemilik asalnya.

Alangkah baik jika semua orang bersikap seperti guru tersebut yang tidak mengambil kesempatan diatas penemuan itu.

Tindakan guru itu harus dicontohi dimana dia mencuba untuk mendapatkan kembail pemiliknya walaupun peluang sangat tipis lebih-lebih lagi kamera tersebut sudah lebih 3 tahun hilang.

Tapi dengan adanya laman sosial yang berleluasa saat ini, mencari pemilik bagi barang yang hilang tidaklah susah sangat!